Apa itu kartu kredit?
Bagaimana cara mendapatkannya?
Berapa biayanya?
Sudah mencoba apply berulang kali tetapi gagal lagi – gagal lagi, kenapa?
Itu beberapa pertanyaan yang sering muncul dari calon pemegang kartu kredit
pemula, atau yang paling ngenes itu kalo jadi calon pemegang kartu kredit yang
selalu reject.. reject.. dan reject..
Jangan khawatir, kita akan coba kupas step by step guys...
Apa itu Kartu Kredit?
Kartu kredit atau kartu plastik layaknya ATM/ Debit namun berbeda dalam hal
penyediaan dana, kalo kartu Debit atau ATM temen-temen mesti diisikan saldo
dulu baru bisa digunakan, nah kartu kredit yang menyediakan dana justru pihak
bank. Istilah sederhananya yaitu kartu utang dimana kita akan dibebankan pada
saat tanggal cetak tagihan.
Sementara itu jenis kartu kredit sangatlah banyak tergatung jenis kebutuhan
dari masing-masing pemegang, misal kartu belanja dengan point rewards dan
cashback, atau kartu travel dengan promo point yang bisa ditukar dengan miles
airlines dan voucher hotel, dan sebagainya.
Lalu siapa itu Visa, Mastercard, dan JCB? Mereka adalah provider atau
penyedia layanan kartu kredit internasional sehingga kartu dapat terhubung
dimanapun selama menggunakan layanan dari mereka. Visa dan Mastercard akan
diulas lebih mendalam dalam artikel berikutnya.
Lalu bagaimana cara mendapatkannya?
Masing-masing bank memiliki standarisasi dan parameter berbeda-beda dalam
mensortir aplikasi permohonan pengajuan kartu kredit. Secara umum berikut
dokumen yang biasa diminta oleh bank dalam proses pengajuan
permohonan kartu kredit:
- Pemohon
diusahakan untuk memiliki E-KTP karena Bank sudah dapat mengakses data
dari dukcapil, tentunya sudah berusia minimal 21 tahun
- Pemohon
harus memiliki NPWP jika pagu kredit lebih dari 50Juta Rupiah
- Memiliki
nomor ponsel yang aktif dan jika memiliki telpon rumah maka akan menjadi
nilai plus untuk skoring
- Dokumen
penghasilan, bagi karyawan dapat melampirkan slip gaji atau laporan SPT
tahunan, wirausaha dapat melampirkan SIUP, Rekening 3 bulan terakhir,
serta profesional dapat melampirkan surat izin praktik berserta buku
tabungan atau rekening koran selama 3 bulan terakhir. Penghasilan minimum
adalah 3 Juta rupiah
- Bagi
yang telah memiliki kartu kredit sebelumnya, disarankan untuk melampirkan
tampak depan kartu
- Dan
pastinya adalah tidak masuk ke dalam black list AKKI maupun BI
Setelah semua dokumen terpenuhi maka silahkan melakukan pengajuan baik
melalui bank (CS), Online atau website ataupun marketing officer kartu kredit.
Untuk detail proses pengajuan silahan baca di artikel lainnya di
blog ini.
Berapa biayanya?
Jangan khawatir, banyak bank yang menawarkan gratis iuran tahunan baik
iuran awal, iuran hingga tahun kedua ataupun gratis iuran tahunan seumur hidup.
Hal ini tergantung dari promosi bank masing-masing penerbit kartu. Teman-teman
mesti bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan harus membandingkan antara manfaat
dan biaya yang dikeluarkan, karena belum tentu yang gratis itu lebih baik dari
pada iuran tahunan jenis kartu visa infinite atau World Elite Matercard yang
iurannya biasa mencapai 2,5 – 3,5 Jutaan.
Sudah mencoba apply berulang kali tetapi gagal lagi – gagal lagi, kenapa?
Nah, sebelum jauh membahas kenapa? Kita mesti pahami dahulu alur proses
dari pengajuan kartu kredit teman-teman. Pengajuan permohonan kartu kredit
secara reguler biasaya kita mulai dari pengisian aplikasi baik secara online
maupun tidak, lalu melengkapi dokumen-dokumen seperti yang telah kita bahas
diatas. Jika aplikasi sudah lengkap maka langkah selanjutnya, marketing officer
akan mensubmit aplikasi permohonan kartu kredit tsb. Langkah berikutnya adalah
pengecekan history kredit pemohon baik dalam sistem BI Checking maupun sistem
lainnya. Sebelum lanjut, yang dimaksud dengan history kredit artinya adalah
catatan kualitas kredit misalnya cicilan kendaraan yang dibiayai oleh
multifinance, cicilan KPR, serta cicilan bank lainnya.
Jika lolos pada tahap ini maka data pemohon akan diverifikasi kebenarannya
baik melalui telp maupun survey, tergantung kebijakan masing-masing bank penerbit
kartu dengan mempertimbangkan tingkat resiko yang ada. Skoring berdasarkan
parameter bank penerbitlah yang menentukan pemohon layak atau justru tidak
layak untuk mendapatkan fasilitas kartu kredit.
Agar disetujui, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan dipenuhi:
- Jika ada verifikasi telp ke
pemohon, emergency maupun kantor, maka diusahakan untuk diangkat dan data
yang diberikan di dalam aplikasi sama dengan data saat verifikasi
- Pastikan
rasio penghasilan terhadap hutang masih dalam ambang batas wajar, catatan
hutang yang dilapokan ke dalam sistem BI Cheking
- Pastikan
tidak masuk ke dalam black list BI Cheking, misal menunggak cicilan KPR
ataupun cicilan pembiayaan motor/ mobil
- Jika
belum memiliki catatan kredit dalam sistem BI alias belum pernah ngutang
yang tercatat maka usahakan jangan sampai gagal verifikasi karena bank
belum bisa mengenali sama sekali pemohon
Jika sudah terpenuhi maka kemungkinan besar permohonan pengajuan kartu
kredit bakal disetujui.
Semoga segera disetujui pengajuan permohonan kartu kredit teman-teman, dan
terima kasih telah berkunjung.
Comments
Post a Comment